Sunday, 25 May 2014
karakter melebihi kuota !
Saat aku berniat ikut lomba cerbul di Kastil Fantasi, aku ingin cerpen yang (akan) aku buat itu merupakan bagian dari proyek novelku. Atau paling tidak memiliki setting yang sama.
Setelah kemarin membuat kerangka cerpen, hari ini aku selesai mengembangkannya. Ternyata jumlah karakternya terlalu banyak. Padahal masih cerpen kasar, maksudnya yang penting "ngeh" dulu ceritanya. Apalagi kalau sudah diperhalus dan dibuat detail, tentu akan memakai lebih banyak karakter.
Ternyata yang jadi masalah adalah :
Pada cerita fikfan, untuk mengajak pembaca berimajinasi ke dalam setting fikfanku. yaitu bumi masa depan yang bentuk daratannya berbeda dari bumi yang sekarang, aku butuh penyebab. Kenapa bumi bisa berubah?. Apakah karena bencana alam atau sebab-sebab lain? juga item-item, dari mana datangnya? harus ada asal mulanya. Karena settingnya bumi masa depan. bukan di planet lain atau bumi paralel.
Untuk novel mungkin tak ada masalah dengan jumlah karakter, yang penting pembaca bisa terbawa dalam universe fikfan tersebut. Memakan satu bab khusus untuk itupun ra po po.
Namun untuk cerpen ternyata tidak bisa seperti itu, karena jumlah karakter dibatasi. Akhirnya ya sudah, tentang bentuk permukaan bumi tidak usah ditulis. Asal mula item juga tidak ada. Jadi ku tulis saja negara anu dengan kebudayaan anu, dan ada item anu. Sebab namanya juga fantasi, para pembaca mungkin akan mahfum. Cerita fantasi kan umumnya berkisar tentang item tertentu atau kekuatan tertentu atau pula makhluk tertentu.
Well, awal cerita calon cerpenku itu adalah : flash back tokoh utama saat ia ujian dulu (harus melibatkan ujian dalam cerbul Mei 2014.) sambil mengenalkan pada pembaca tentang item fantasi, namanya enjon (akan aku ganti nanti) yang beperan dalam cerita. Setelah itu baru alurnya maju sampai selesai.
Jalan ceritanya agak sinetroniyah, dengan ending yang sangat bisa ditebak. Tapi belum bisa dikomentari, karena cerpennya belum jadi. Yang penting target sekarang, lanjutkan! buat cerpen fikfan yang memenuhi kriteria para panitia. Maklum pemula.
Semangat...!
Subscribe to:
Post Comments (Atom)
Sory kalo aku komentar lagi ^_^
ReplyDeletejangan bosen ya... :-D
Untuk cerpen, latar belakangnya ga usah ribet2 banget. Simpel aja asal udah ketahuan maksudnya gitu gapapa.
Aku dah baca info cerbul yang mei ini. Mending, coba kamu fokusin ke ujian tokoh dan segala rintangannya. Bisa dibuat rintangan datang dari orang lain juga datang dari diri tokoh itu sendiri. Coba endingnya si tokoh gagal menyelesaikan ujian itu. namun, ia punya semangat untuk lebih baik di kesempatan yang agak datang. Itu kan ending yg ga bisa ditebak. Hehe... Coba juga sisipkan amanat yang baik biar ceritanya agak berbobot.
Sory kalo cerewet. hahaha... aku suka banget kalo bahas fantasi :-D
@ Maha Deoh
ReplyDeletewah terima kasih sarannya. setelah disunting calon cerpen hampir muat untuk 2 kotak goodread. kalau dipoles lagi, mungkin bisa selesai dalam 2 hari ha ha
idemu menarik, hanya saja krna sy sudah terlanjur dg cerpen yang sudah saya tulis. tapi mengenai amanat akan saya coba masukkan.
thx